Archives

Pesugihan Putih Kakang Kawah Adi Ari-Ari




Kakang Kawah dan Adhi Ari-ari menjaga si bayi mulai masih berujud janin
hingga sampai akhir hayat. (karya Herjaka HS)
Serat Primbon Kejawen Kakang Kawah Adhi Ari-ari
Diantara sembilan saudara yang menyertai kelahiran jabang bayi, Kakang Kawah dan Adhi Ari-ari adalah yang paling dikenal. Kedua saudara ini selalu disebut pada saat doa permohonan bagi si bayi tersebut, bahkan hingga sampai dewasa, menikah dan sampai menjadi orangtua.
Kakang Kawah. Disebut kakang karena lahir lebih dahulu dari jabang bayi. Kawah adalah banyu kawah. Wujudnya air, fungsinya membasahi dan membuat licin vagina, agar jabang bayi yang akan keluar lewat jalan tersebut dapat lancar, dan kulit bayi yang masih halus sekali tidak luka karenanya. Oleh karena perannya menyiapkan dan membuka jalan untuk kelahiran, maka kemudian banyu kawah tersebut diadakan keberadaannya dan dianggap sebagai saudara tua dari si bayi, dengan sebutan Kakang Kawah. Dalam kehidupan selanjutnya, Kakang Kawah didudukan sebagai kepanjangan Tangan Tuhan yang dapat disambat-sebuti atau dimintai pertolongan untuk membantu memecahkan persoalan-persoalan kehidupan.
Pada saat proses kelahiran berlangsung, si ibu yang melahirkan membutuhkan kain jarit untuk dipakai sebagai alas untuk menampung air dan darah yang keluar dari vagina si ibu. Kain jarit tersebut dinamakan kopohan, arti kata kopoh atau basah.
Setelah selesai proses kelahiran, kain Kopohan ini dicuci, yang mencuci diberi upah uang lalu disimpan, tidak boleh dipakai harian, kecuali jika si bayi sedang sakit, kain Kopohan tersebut dapat di selimutkan si bayi. Atau dipakai besuk kalau si ibu mempunyai anak lagi.
Adhi Ari-Ari. disebut Adhi karena lahirnya menyusul setelah jabang bayi. Ari-ari adalah gumpalan daging lunak, yang sebelumya menjadi tempat jabang bayi.tumbuh dari janin hingga menjadi bayi. Ketika tiba saatnya kelahiran, bayi tersebut lahir keluar diikutti oleh Ari-ari. Antara Bayi dan Ari-ari digandengkan oleh tali pusar. Jika proses kelahirannya di rumah dan ditangani oleh Dukun Bayi atau semacam bidan tradisional, tali pusar tersebut dipotong dengan menggunakan welat, yaitu kulit bambu hitam dan dilandasi dengan kunyit.
Setelah pemotongan tali pusar, ari-ari tersebut dirumat, diopeni, dirawat khusus, ditempatkan dalam kendhil baru dari tanah liat yang di beri alas daun senthe. Setelah ari-ari dimasukan, di atasnya diberi: kembang boreh, minyak wangi, kunir bekas untuk alas memotong tali pusar, welat alat pemotong tali pusar, tulisan Jawa, Arab, Latin, uang sagobang, garam, jarum, jahit, benang, gereh, pethek, gantal, dan kemiri. Barang-barang tersebut setelah dimasukkan ke dalam kendhil dan kemudian ditutup rapat dengan cowek tanah liat, lalu dibungkus kain mori putih.
Pada umumnya ari-ari tersebut di tanam di tanah pada pintu utama rumah sebelah kanan. Sebaiknya yang melakukan adalah bapaknya si bayi dengan pakaian Jawa lengkap dengan memakai keris.
Ada ari ari yang tidak ditanam, tetapi dilabuh di sungai. Ada lagi yang digantungkan di pojok rumah sebelah luar. Setelah sibayi besar, Ari-ari yang digantung tersebut dilabuh di sungai oleh sibayi yang sudah menjadi besar.
Oleh karena perannya yang pokok, mulai dari pertumbuhan janin hingga menjadi bentuk bayi secara utuh, Ari-ari tersebut dianggap sebagai saudara muda dari si bayi dengan sebutan Adhi Ari-ari. Seperti juga Kakang Kawah, Adhi Ari-ari ini dalam kehidupan jabang bayi selanjutnya, didudukan sebagai kepanjangan Tangan Tuhan yang dapat disambat-sebuti atau dimintai pertolongan untuk membantu memecahkan persoalan-persoalan kehidupan.
Pada peringatan weton atau hari dan pasaran kelahiran si bayi, yang terjadi setiap 35 hari atau selapan, si jabang bayi dibuatkan jenang among-among. Jenang among-among tersebut dimaksudkan sebagai ucapan syukur atas keselamatan si bayi dan untuk ngemong-mongi atau memelihara dan menjaga si jabang bayi selanjutnya. Yang disambat-sebuti adalah Tuhan, namun dikarenakan Kakang Kawah dan Adhi Ari-ari adalah kepanjangan tangan-Nya maka Kakang Kawah dan Adhi Ari-ari berada dalam wilayah karya penjagaan Tuhan terhadap si bayi. Bahkan sebagai saudara hubungan antara si bayi dengan Kakang Kawah serta Adhi Ari-ari lebih akrab, seperti permohonan yang diucapkan:
"Kakang Kawah Adhi Ari-ari,
jaganen aku sadina sawengi,
supaya slamet tumeka awakku,
sluman-slumun slamet
tan kena bebaya saka kersaning Allah"
Kakang Kawah dan adhi ari-ari ini dalam ilmu kasepuhan bisa didaya gunakan dalam membantu permasalahan hidup,karena mereka ada dalam diri kita masing-masing maka jika saudaranya meminta bantuan tentunya mereka akan membantu apa yang menjadi keinginan saudaranya. Ada pula yang menyebut Qorin/Khodam Pendamping/Perewangan Urip/Pamomong Raga/dsb,namun yang perlu diketahui Kakang Kawah Adhi Ari-ari adalah saudara/pendamping ghaib anugerah Ilahi yang sudah diberikan pada kita guna mendampingi, menjaga, melantari permohonan / permintaan kita pada Sang Hyang Maha Kuasa agar segera terwujud.
Dengan Kunci Ilmu tertentu saudara ghaib ini bisa mampu membantu menyelesaikan permasalahan hidup baik urusan jodoh,rezeki,cinta asmara,keselamatan,bahkan sampai urusan kekayaan/membantu melunasi hutang yang menumpuk agar terselesaikan.Jarang seseorang di zaman modern ini mengetahui/memiliki keilmuan dalam membangkitkan potensi saudara ghaib anugerah Allah SWT tersebut. Bahkan Paranormal belumlah lengkap/sempurna ilmunya jika belum menguasai ilmu Kakang Kawah Adhi ari-ari.Salah satunya diantara tempat /perguruan/lembaga yang terpercaya dalam Pengijazahan Kunci Ilmu Kakang Kawah Adhi Ari-ari adalah kakang kawah adi ari ari yang dikhususkan pengijazahannya untuk urusan rezeki yakni meraih Pesugihan Putih dengan perantaraan saudara ghaib "Kakang Kawah adhi Ari-ari" untuk mendongkrak kesuksesan,kemakmuran,terbebas dari masalah keuangan,dsb.Sebenarnya Program tersebut bukan hanya untuk masalah rezeki / kasugihan aja bila urusan tersebut terselesaikan maka potensi itu bisa ditingkatkan untuk perlindungan ghaib,pemagaran ghaib,pelet pengasihan,kesaktian,indera ke-6,dll.Hati-hati dengan program yang meniru Pesugihan Putih Kakang Kawah Adi Ari-Ari ini,jika ingin konsultasi silahkan ikuti tatacara yang terlampir "Jer basuki mowo beo" Maaf konsultasi via telp/datang langsung tidak ada istilah gratis!

Funny Myspace Comments
Konsultasi

Sumber: Herjaka HS (www.tembi.org/primbon) dan Dimas A (www.kakangkawahadiariari.co.cc)

Pesugihan Sedang Jumprit

Jumprit boleh dikatakan sebagai bagian dari sejarah runtuhnya Majapahit. Karena dari catatan yang ada nama Jumprit sendiri merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keberadaan salah satu penasehat Bre Kertabumi ( Raja Majapahit yang terakhir ) yaitu Pangeran Singonegoro.
Alkisah waktu itu, Kerajaan Islam Demak yang diperintah oleh Raden Patah terus melakukan perluasan daerah termasuk ke dalam wilayah Kerajaan Majapahit.. Ada yang tunduk dan ada yang tidak tunduk terhadap kepemimpinan baru di bawah Raden Patah. Salah satunya adalah Pangeran Singonegoro yang tidak tunduk, sehingga beliau akhirnya mengasingkan diri ke dataran tinggi di daerah Tegalrejo Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Bersama dengan Pangeran Singonegoro waktu itu adalah istrinya dan kedua pengawalnya yaitu Mahesa Aduk dan Endong Wulung serta seekor kera putih yang bernama ki Dipo. Kemudian Pangeran Singonegoro bertapa dan menyebarkan ajaran agama Hindu disekitar daerah Tegalrejo bersama istrinya sampai dengan akhir hayatnya. Setelah Pangeran Singonegoro meninggal sang kera putih ( Ki Dipo ) tetap menjaga makam beserta keturunannya sampai sekarang. Sedangkan kedua pengawalnya Mahesa Aduk dan Endong ukung turun gunung dan akhirnya mendirikan Candi Pringapus yang lokasinya tidak jauh dari makam Pangeran Singonegoro dan bermukim disitu sampai akhir hayatnya.
Sedangkan nama Jumprit sendiri berasal dari salah seorang penduduk Kulon Progo. Cerita singkatnya adalah ketika itu Ki Jumprit, salah seorang penduduk yang tinggal di tepi Kali Progo terkena penyakit kulit yang parah dan tidak bisa disembuhkan. Karena sudah merasa tidak ada yang bisa menyembuhkan penyakitnya maka Ki Jumprit berniat mengakhiri penderitaannya dengan bunuh diri. Pada saat itulah datang wangsit yang memerintahkan agar Ki Jumprit mandi di Sendang yang berdekatan dengan Makam Pangeran Singonegoro. Dan akhirnya setelah mandi di sendang tersebut, penyakit kulit yang diderita sembuh dan selanjutnya Ki Jumprit menjadi juru kunci di tempat tersebut sampai akhir hayatnya. Untuk menghormati keberadaan juru kunci tersebut maka dinamakanlah sendang tersebut dengan nama Jumprit sampai sekarang.
Untuk menuju ke tempat ini tidaklah terlalu sulit, karena hanya berjarak sekitar kurang lebih dua puluh enam kilometer dari Kota Temanggung arah Ngadirejo. Jalan menuju tempat ini dari Temanggung juga terbilang bagus, namun berkelok-kelok dan turun naik seperti pada umumnya kontur jalan pegunungan. Karena sejarahnya tersebut banyak orang yang berkunjung kesini untuk mendapatkan khasiat air sendang jumprit untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun diluar itu semua dengan segala kekurangannya tempat ini memang layak dikunjungi untuk sekedar menikmati suasana khas pegunungan atau melepas kepenatan selepas melakukan rutinitas sehari-hari. Puluhan monyet yang menurut sejarahnya adalah keturunan Ki Dipo juga bisa kita saksikan bergelantungan di pohon maupun yang bermain-main disekitar lokasi parkir mobil.
Tak banyak orang mengenal eksotisme alam di wilayah perbukitan kota Temanggung. Tak banyak pula yang menaruh perhatian pada penggalan sejarah Jawa kuno berwujud bangunan dan prasasti, tanda yang senantiasa mengundang dialog dengan masa lalu.
Itulah gerbang utama menuju Umbul Jumprit, mata air yang disucikan. Air umbul (sendang, mata air) adalah air keberkahan yang diambil para biksu dengan ritual khusus untuk digunakan dalam upacara Trisuci Waisak di Candi Borobudur. Umbul yang tak pernah kering ini juga "mengisi" Sungai Progo.

Jalan menuju umbul teduh dan sunyi. Kira-kira 30 meter dari gerbang utama berdiri patung Hanoman (kera sakti dalam kisah Ramayana) di depan gerbang kedua yang harus dilewati untuk mencapai umbul. Mata air itu terletak di bawah goa, dilindungi pohon tua yang sangat besar, bersulur-sulur. Matahari tidak bisa menembus kerimbunannya.
Kami memasuki bangunan gerbang tua yang menyerupai candi dan corak arsitekturnya mirip bangunan peninggalan Kerajaan Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur. Tempat itu terletak di wilayah agak mendatar, tertutup pohon-pohon besar. Satu-dua kera mendekat seperti mengawasi."Kalau mau airnya, saya ambilkan langsung dari umbul," ujar Muhtasori, petugas di situ. Ia berjalan pelan mendekat ke goa, menundukkan kepala sejenak, membungkukkan badan, dan terlihat hati-hati memasukkan air ke mulut botol. Air itu terasa sangat dingin dan jernih.

Jawa memang sungguh kaya objek wisata. Sayang, tidak semuanya dikenal masyarakat, atau selalu ramai dikunjungi wisatawan. Salah satunya adalah Sendang Jumprit di Dusun Jumprit Desa Tegalrejo Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Sendang berair jernih di lingkungan yang berudara sejuk ini biasa pula disebut mata air Sirah Progo.
NAMA Sendang Jumprit biasanya banyak disebut di media pada Hari Raya Waisak. Karena airnya menjadi sarana upacara agama Budha, dijadikan sebagai air suci. Setiap bulan Sura, apalagi pada malam 1 Sura, sendang ini juga dikunjungi banyak orang untuk kungkum.
Begitu juga menjelang bulan Ramadan banyak orang padusan di sana. Baik di sendangnya maupun di pancuran yang disediakan. Dinamakan Sendang Jumprit karena lokasinya berada di Dusun Jumprit.
Lokasinya berada di kawasan dingin, di ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut yang dikelilingi areal hutan Gunung Sindoro. Untuk menuju objek wisata yang dikelola Perum Perhutani ini dari Yogya bisa melalui Magelang, kemudian Temanggung, Parakan dan Ngadirejo. Di pertigaan jalan menuju Kendal akan terlihat papan arah yang menunjukkan ke lokasi.
Sendang tersebut mempunyai legenda tersendiri. Menurut Muchtasori, pegawai Perum Perhutani yang bertugas di sana, sumber air ini ditemukan Pangeran Singonegoro, seorang penganut agama Hindu Syiwa yang juga penasihat spiritual Raja Majapahit.
Di penghujung runtuhnya kerajaan Majapahit, ia menyingkir pergi bersama 20 kera yang mengawalnya. Dalam perjalanan dia menemukan sendang atau sumber mata air, kemudian ia bertapa di sana. Dalam pertapaannya itu, dia menjadi seorang Brahmana dan mendapat julukan Panembahan Ciptaning. Setelah meninggal dunia, ia dikuburkan di sana, termasuk istrinya, yang diyakini keturunan Tionghoa. Makam tersebut sekarang juga bisa disaksikan para wisatawan.
Ada pula cerita lainnya mengenai ikhwal keyakinan bahwa air Sendang Jumprit bisa untuk menyembuhkan penyakit. Saat itu Ki Jumprit, warga setempat, mengalami sakit perut yang tak pernah sembuh, sehingga ia ingin bunuh diri untuk mengakhiri penderitaannya. Namun, suatu malam dia memperoleh bisikan untuk meminum air sendang yang ditemukan Pangeran Singonegoro. Setelah dilaksanakan, ternyata setelah itu sakit perutnya hilang.
”Sampai saat ini masih banyak orang datang untuk kungkum atau membawa pulang airnya. Katanya air itu bisa memberikan mereka kesembuhan dari penyakit. Selain itu, ada juga yang memiliki suatu keinginan bisa terwujud kalau berendam di sendang itu pada malam hari,” .
Buang Pakaian Dalam
Ada tradisi khas dan unik di Sendang Jumprit pada malam 1 Sura. Usai mandi di sana, pelaku kungkum membuang pakaian dalam, baik itu kolor, celana dalam maupun BH. Konon, tujuannya untuk membuang sial. Hingga kini tradisi itu masih lestari. Buktinya, pada awal Sura lalu ratusan celana dalam bekas pakai tersangkut di sepanjang aliran sungai. ”Memang mengganggu pemandangan, tapi itu sudah tradisi setiap Suronan, kalau orang membuang celana dalam itu artinya buang sial. Orang juga akan dikabulkan permintaannya, entah soal rezeki atau jodoh,” kata warga setempat.
Hingga saat ini Sendang Jumprit masih dijaga 20 ekor kera, yang dipercaya sebagai Ki Dipo atau Hanoman Putih. Konon, jumlah kera-kera itu tidak pernah berkurang maupun bertambah. Kalau ada kelahiran baru, salah satu kera yang dewasa akan menyingkir dan menghilang dari kelompok itu. Binatang ini berkeliaran di pepohonan sekitarnya. Kadang-kadang juga berkeliaran di sekitar pintu masuk sendang, yang berupa gapura khas Bali. Apalagi tugasnya memang menjaga sendang. Tapi kalau mencium bau makanan, kera-kera itu akan langsung mencarinya.
Apapun kepercayaan yang melingkupi, pasti Sendang Jumprit layak menjadi tujuan wisata. Udaranya sangat sejuk dan airnya menyegarkan. Sebuah hal yang sekarang semakin sulit di cari orang, ketika bingung dikejar hutang maka dengan prehatin di tempat inilah pelaku menjalani ritual kungkum dan puasa agar ditemui oleh Ki Dipo untuk melakukan perjanjian ghaib yakni meminta pesugihan.Seseorang yang terkabulkan akan mendapat kelimpahan rejeki dan dalam waktu singkat segera mendapat kekayaan,namun setiap awal suro wajib ziarah ke sendang jumprit,jika tidak si pelaku akan menemui celaka.Adapun mantra menayuh Pesugihannya sebagai berkut:
"Hong ilaheng,sendang panguripan umbul jumprit,ragaku katon kang nora katon nyawaku,raja kang narimo ingsun angarep tumekane Eyang Dipo,dsb"
Banyak orang datang ke umbul pada hari-hari tertentu, khususnya pada malam tanggal 1 Sura, untuk bermeditasi dan mandi. Biasanya dilakukan selewat tengah malam. "Dulu tak banyak orang tahu tempat ini," ia melanjutkan, "Pengunjung mulai berdatangan pada 1980-an. Ada orang Jerman yang beberapa kali ke sini."

Petilasan Jumprit disebut dalam Serat Centhini, karya sastra para pujangga Jawa tahun 1815, terutama dikaitkan dengan legenda Ki Jumprit."Menurut cerita, beliau adalah ahli nujum dari Majapahit. Namun, juga ada yang bilang, beliau putra Raja Majapahit, Prabu Brawijaya," tutur Muhtasori, "Beliau pergi dari keraton, bertapa, ditemani seekor monyet bernama Seta. Monyet-monyet di sini keturunan Seta. Jumlahnya sekarang sekitar 20-an."

Kebenaran cerita itu boleh saja dipertanyakan. Akan tetapi, memperlakukan umbul dengan penuh hormat, seperti dilakukan Muhtasori, adalah keharusan.

Merawat mata air adalah merawat kehidupan. Umbul Jumprit tak hanya terkait dengan legenda masa lalu. Ia menghadapi tantangan kontekstual, dengan kehidupan sebagai pertaruhan. Dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 mengenai Sumber Daya Air, orang-orang rakus mendapat "restu" untuk menguasai mata air di berbagai pelosok Bumi Pertiwi ini.

Sumber : indo pesugihan/kr.co.id(Luthfie)/serbaserbitemanggung.blogspot.com/Kompas(Yuniadi Agung)

Pesugihan Wewe Gombel

Wewe Gombel adalah sebuah istilah dalam tradisi Jawa yang berarti roh jahat atau hantu yang mirip manusia, sangat mengerikan dengan taring, baju compang-camping dan rambut serta kuku panjang tidak terawat. Biasanya wewe gombel (gombel istilah dari baju yang sangat jelek), melakukan aksinya pada saat menjelang Maghrib. Orang yang diculik wewe gombel tidak tahu, karena wewe gombel merubah dirinya menjadi saudara atau kakak, adik, orang tua dan siapa saja yang dikenal si korban. Wewe Gombel suka menculik anak-anak, tapi tidak mencelakainya. Konon anak yang dicuri biasanya anak-anak yang ditelantarkan dan diabaikan oleh orang tuanya. Wewe Gombel akan mengajak korban jalan-jalan, kemudian ditempatkan di tempat tinggalnya,bisa di selokan, pinggir sungai, makam, pohon-pohon yang rimbun dan sebagainya. Wewe Gombel biasanya akan menakut-nakuti orang tua si anak atas sikap dan perlakuannya kepada anaknya sampai mereka sadar. bila mereka telah sadar, Wewe Gombel akan mengembalikan anaknya.Bagi masyarakat yang ada di pedesaan, hantu Wewe Gombel tidak asing lagi,bahkan konon jika popok bayi dari anak Wewe Gombel bisa dipakai sebagai sarana Pesugihan.Makanya itu dikenal dengan nama Popok Wewe. Ada suatu cerita jika Wewe menjemur pakaian anaknya itu pada waktu menjelang maghrib,maka tak heran kadang Wewe sewaktu menjemur pakaian terlihat oleh manusia(kamanungsan) jika orang itu paham bahwa itu sesosok Wewe Gombel maka sebenarnya keberuntungan orang itu sendiri,jika berani mencuri salah satu Pakaian/Popok Wewe tersebut.Seperti pengalaman Pak Joko yang sewaktu pulang dari kerja dia yang biasanya lewat jalan utama menuju rumahnya namun karena terburu maghrib,pak joko berniyat melewati jalan pintas dengan maksud cepat sampai rumah.Jalan pintas menuju rumah pak joko adalah jalan setapak yang masih banyak ditumbuhi kanan kirinya pohon bambu jadi walaupun sore hari suasana sekelilingnya tampak gelap.Sewaktu sampai di pertigaan jalan setapak pak joko melihat seorang ibu-ibu yang sedang menjemur pakaian anaknya,tanpa sengaja sebagai kebiasaan orang desa,pak joko menyapa orang tersebut,"sugeng sonten,nderek langkung,Bu?" (selamat sore,numpang lewat Bu?) jawab Ibu-ibu tersebut "Njih,monggo" (ya,silahkan) dengan itu pak joko lewat saja namun sambil berpikir-pikir seingat dia bahwa disitu tidak ada rumah bahkan orang yang tinggal,karena penasaran akhirnya pak joko berbalik arah mendatangi tempat tadi keanehannya ibu-ibu yang menjemur pakaian tadi sudah tidak ada yang terlihat jemuran pakaian.Untuk melegakan rasa penasarannya pak joko mendekati dan yang dilihat hanya popok bayi yang sudah tidak karuhan rupanya,kusut dan bau.Sambil berpikir pikir siapa wanita yang menjemur tadi,aneh sekali menjemur pakaian anaknya kok sore-sore mau menjelang maghrib tidak selazimnya kaya orang pada umumnya,apalagi yang dijemur pakaianya sudah tidak layak pakai jika itu dikenakan untuk anak yang masih bayi. Dengan hal itu iseng-iseng pak joko mengambil salah satu popok tersebut.Dan sesaat kemudian terdengar adzan maghrib,dengan aroma mistis serta bulu kudu merinding pak joko bergegas cepat-cepat pulang sambil mengantongi popok tersebut.
Dengan langkah terburu-buru akhirnya pak joko tiba juga di rumahnya. Kejadian ganjil mulai pak joko alami sewaktu menyapa istri dan anaknya, mereka yang biasanya begitu melihatnya pulang menyapa dan mencium tangannya,anak dan istrinya seakan cuek tidak memperdulikan kedatangan pak joko.Dengan itu pak joko bergegas masuk kamar dan ganti pakaian,dan berwudhu untuk menjalankan sholat maghrib.Setelah usai sholat maghrib, istri pak joko masuk kamar dan bertanya: "kapan bapak pulang?apa bapak lewat pintu belakang rumah?" Dengan pertanyaan istri pak joko kaget! "ya lewat depan to.Bu!tadi bapak sapa pada diam saja tidak biasanya kalian begini!" istri pak joko menegaskan: "kami tidak melihat bapak pulang kok!" sambil kebingungan pak joko mengajak istrinya kebelakang dan pak joko melihat bahwa pintu belakang rumah terkunci. "Bu,lihat itu pintu belakang kan ibu kunci kan?" jawab istrinya: "Iya,ya pak! kok aneh? lha tadi bapak lewat mana?jika lewat depan kok kami tidak melihat!" akhirnya pak joko bilang ke istrinya: "ya sudah tidak usah dipikirkan" namun dalam hati pak joko bertanya-tanya dengan kejadian ganjil yang barusan dia alami! akhirnya pak joko berpikir apa gara-gara mengambil popok tadi?!pak joko bergegas kekamar dan mengambil kain/popok yang dia ambil tadi.sambil memegang barang itu pak joko baru ingat cerita neneknya dahulu mengenai Wewe Gombel.Dengan hal itu pak joko yakin bahwa barang yang dia ambil itu Popok Wewe,sebagai orang awam akhirnya pak joko karena takut kalau didatangi Wewe tersebut maka pak joko mendatangi salah satu spiritualis kondang yang akrab disapa Mas Han beliau bermukim di desa klaseman,salatiga. Kebetulan spiritualis itu pas dirumah dan tidak ada tamu dengan itu pak joko dengan bebas leluasa tanpa ada orang lain bisa menceritakan kejadian yang tadi dia alami.
Spiritualis tersebut meminta: "tolong tunjukkan apa yang bapak bawa" dengan itu pak joko menunjukkan barang tersebut,"ini barangnya pak,apa benar ini popok wewe?"tanya pak joko. sesaat barang itu digenggam oleh spiritualis tersebut ada suatu keanehan barang tersebut mengeluarkan asap putih,setelah usai barang tersebut ditaruh diatas meja.dan berkata dengan pak joko: "ya,benar inilah popok wewe"lalu bertanya pada pak joko; "apa pak joko hendak merawat barang ini?jika pak joko mau merawatnya,tolong jangan disalah gunakan keampuhannya!" pak joko: "saya mau merawatnya,tetapi bagaimana tatacaranya?dan apa resikonya?" spiritualis tersebut menjelaskan tatacara perawatannya dan resiko-resikonya secara detail. Dengan hal itu pak joko diberikan ijazah penggunaannya dengan mantra:
"Salam qaulam mir rabbir rohiim,gombal amoh si popok wewe,kelambi jabang bayiku....,wewe putih gedhongen aku....,kudungana mego mendhung,cat katon cat nora katon,wewe abang kemulono aku....,kumoro kumandangno ragaku.....,dsb."
Namun pak joko diperingatkan jangan sembarangan membaca mantra ini seperti yang spiritualis tersebut wedarkan pada pak joko,dan berpesan jangan disalah gunakan khasiat keampuhannya terlebih-lebih untuk tindakan yang tidak terpuji seperti mencuri,dsb. Jika disalah gunakan jika tidak hati-hati manusia yang mengenakan popok wewe ini tidak bisa kembali berwujud seperti halnya manusia lagi,karena tubuh/raganya telah menghilang masuk ke dimensi alam jin.
Dengan cerita singkat tersebut,sebagai gambaran tidaklah mudah memburu popok wewe!karena hanya orang yang pulung/beruntunglah yang bisa mendapatkannya,tentunya atas kuasa dan kehendak Allah. Jikalau oleh para pelaku Pesugihan tentunya adanya perjanjian tertentu dengan makhluk ghaib/wewe yang sedang memiliki anak kecil.Dalam perjanjian tersebut biasanya Wewe tersebut meminta tumbal anak kecil/bayi yang lahir pertama dari keturunan orang yang melakukan perjanjian tersebut. Pelaku Pesugihan Popok Wewe biasanya menyaiapkan uborampe berupa: Kendi kecil yang di isi air santan,Emben-emben/wadah ari-ari yang berisi beras putih/biasa,beras kuning,beras merah,beras hitam dan kacang ijo.Bunga telon,dupa manten,jajan pasar,minyak sekar setaman,minyak kopok endut. Dengan piranti tersebut bimbingan seseorang yang memahami ilmu pesugihan,si pelaku dengan menghadap sesaji tersebut mulai merapalkan mantra pesugihan popok wewe:
"Awang-awang uwung-uwung,Ngalamul ghuyub jagad suwung,Wewe putih wewe abang siro metuwo....dsb"
Setelah ditemui pelaku melakukan perjanjian ghaib dengan wewe tersebut,setelah ada kesepakatan pelaku akan diberikan popok wewe,dengan media tersebut biasanya pelaku selain medayagunakan khasiat ampuhnya dengan bergentayangan menjadi pencuri ghaib,si pelaku memiliki usaha dagang biasanya jualan yang menggunakan minyak goreng,seperti ayam goreng/nasi goreng/dsb.Dengan usaha itu selain berguna untuk penglarisan maha dahsyat karena persekutuan dengan wewe,maka pelaku cepat menjadi kaya raya.Namun setiap dia memiliki anak/cucu pertama itu akan menjadi tumbal wewe tersebut.Pelaku pesugihan ini biasanya memiliki anak banyak dengan maksud agar kelak cucu pertamanyalah yang bisa membuatnya kaya bergelimang harta.
Hati-hati dengan orang yang mengaku bisa menjembatani pesugihan ini!!!Jika ingin lebih jelas silahkan konsultasi jarak jauh/datang langsung dengan ahlinya!!!tentunya adanya persyaratan tanpa itu ya tentu tidak dilayani!!! Mantra Indo Pesugihan banyak yang copy paste tapi keakuaratan hanya kami yang tahu!!! Wajar tidak mungkin semua rahasia kita beberkan!!! jaga-jaga agar tidak disalah gunakan dengan orang/pelaku yang sok tau soal ilmu-ilmu ghaib yang berhubungan dengan pesugihan.Kami tidak bermaksud mengajari ilmu sesat namun jangan sampai orang yang mau sesat justru lebih tersesat!!! Banyak dukun bergentayangan menipu orang!!!banyak calo/mediator mencari keuntungan dengan informasi memburu pesugihan!!!! Jika mau konsultasi urusan pesugihan hanya di INDO PESUGIHAN,murah meriah dengan baca artikel gratis!!! jika menghubungi via telpon/datang langsung ya bayar itu wajar!!! jer basuki mowo beo!!!!

Pesugihan Bulus Jimbung



Desa Wisata ini adalah sebagai salah satu desa di Kabupaten Klaten yang memiliki banyak potensi wisata pedesaan yang cukup layak untuk dikunjungi dan dinikmati.
Siapa mau menikmati eksotisnya alam pedesaan di Kabupaten Klaten, ungkapan vulgar untuk menyampaikan betapa desa wisata di Kabupaten Klaten telah siap di kunjungi dan dinikmati oleh wisatawan.Salah satunya adalah Desa Wisata Jimbung yang terletak di sebelah selatan kota Klaten kurang lebih 6 km,tepatnya Di Desa Jimbung,Kecamatan Kalikotes,selama ini Desa Wisata Jimbung dikenal sebagai Desa yang memiliki daya tarik spiritual utamanya pada hari raya Syawalan atau hari raya sesudah bulan puasa berakhir yaitu tepatnya H +7.

Desa Wisata ini adalah sebagai salah satu desa di Kabupaten Klaten yang memiliki banyak potensi wisata pedesaan yang cukup layak untuk dikunjungi dan dinikmati,tidak untuk mencari kekayaan semata,namun juga pesona wisata desanya. Sebagai obyek wisata alternatif Anda dapat menyaksikan kehidupan suasana alam pedesaan, obyek wisata yang menyejukkan dan wisatawan dapat menghayati pola kehidupan masyarakat ala pedesaan yang aman,tentram,damai,jauh dari segala kesibukan kota besar yang populatif,di sini wisatawan juga dapat mempelajari kondisi psiko sosial masyarakat Jawa yang sarat akan nilai-nilai luhur budaya Jawa,ramah tamah,gotong royong,saling menolong,ulet,sabar dan hidup harmonis dengan alam sekitarnya.

Wisatawan juga dapat menikmati kesenian yang dipentaskan oleh warga setempat,belajar mengolah tanah persawahan dan menanam tanaman,serta memancing yang sekarang merupakan aktifas yang makin langka dan jauh dari interest generasi muda sekarang akibat kuatnya arus perubahan sebagai dampak terpaan media massa.

Di Desa Wisata Jimbung Anda juga dapat mencoba belajar membajak yang merupakan salah satu aktifas dalam mengolah lahan persawahan sebelum ditanami bibit padi,alat pertanian untuk mengolah persawahan tersebut dengan menggunakan tenaga hewan (kerbau/sapi) yang nampaknya sudah jarang kita temukan ditempat lain. Bentuk bajak tradisional tersebut berupa sebujur kayu dan pada ujung bawah dipasang besi lengkung tajam selebar kurang lebih 40-50 cm,besi yang agak melengkung itu sebagai alat untuk membolak balikkan tanah,proses awalnya biasanya disebut dengan ngluku yaitu alat ini ditarik oleh 2 ekor kerbau atau sapi dan sehabis ini biasa disebut nggaru yaitu meratakan tanah setelah diberi air supaya mudah untuk ditanami bibit padi yang tak kalah mengasyikkan adalah berjalan di atas pematang sawah yang baru saja ditembok,kaki Anda penuh dengan lumpur dan betapa mengasyikkannya ketika Anda akan mencoba memandikan kerbau dan menghela bebek dari sawah untuk dimasukkan ke kandang,ikut membajak di sawah,tentu hal ini merupakan suatu atraksi yang imposible terjadi di kota besar dan akan menjadi kenangan indah dalam hidup Anda.

Di Desa Wisata Jimbung ini banyak legenda ditengah masyarakat yang masih terpelihara dengan baik,salah satunya adalah Obyek Wisata Sendang Bulus Jimbung ini,yang menurut cerita yang ada dimasyarakat dihuni oleh sepasang bulus/kura-kura yang bernama Kyai Poleng dan Nyai Poleng,yang merupakan jelmaan dari abdi Dewi Mahdi yang telah disabda menjadi bulus yang hingga kini masih mendiami sendang tersebut,Adapun sendang ini dibuat oleh Pangeran Jimbung yang gagah perkasa dengan menancapkan tongkatnya,dan beliau bersabda bahwa kelak dikemudian hari sendang ini akan banyak didatangi orang yang akan memberi makan. Menurut legenda dan banyak orang yang telah berhasil,barang siapa ingin mencari kekayaan dengan jalan pintas/meminta bantuan Kepada Kyai Poleng dan Nyai Poleng kelak jika berhasil badan orang tersebut akan menjadi poleng seperti bulus jimbung.

Kaitanya dengan Obyek wisata Jimbung diatas dan ada kaitan yang sangat erat kalau orang akan mencari kekayaan dengan jalan pintas harus berjalan ke arah timur tepatnya di perbukitan pegunungan kapur,dari jalan kearah waduk Jombor.Anda akan melihat rumah tua yang berdiri dengan kokohnya diatas perbukitan kapur dan anda harus berani berpuasa dan tidur di rumah tua tersebut. Orang menyebutnya sebagai Rumah Demit karena memang tidak di huni oleh manusia,yang dalam legenda masyarakat menyebut demikian karena rumah tua yang terletak diatas bukit pegunungan kapur ini menjadi tempat bersemayamnya para dedemit,sejak kapan rumah tua ini dihuni oleh para dedemit,masyarakat tidak mengetahuinya secara pasti,dan juga tidak mengherankan kalau rumah tua itu masih dikeramatkan oleh masyarakat desa karena menyimpan banyak misteri yang sulit untuk kita buktikan dengan nalar dan akal manusia, silahkan anda mencoba kalau ingin mempunyai sesuatu tujuan.

Bila agan2 belum tahu akan saya beri sedikit cerita tentang Bulus Jimbung ini yang biasa Orang mencari pesugihan dengan binatang ini. Binatang yang berupa Bulus ( atau kura kura ) Poleng yang telah berumur ratusan Tahun dengan Diameter tempurung sekitar 80 Cm.
memang banyak masyarakat yang mempercayai binatang ini sebagai penunggu telaga itu yang di Huni Oleh Kyai Poleng.
Adapun Mantra Pesugihan Bulus Jimbung dari hasil wawancara Indo Pesugihan dengan Ki Tjakra Djajaningrat:
"Ismillah,Salam Heh Salam ghoib,Kyai Poleng lan Nyai Poleng kang mbau rekso Sendang Jimbung,Bulus kang awujud dewane kasugihan,siro teko-o wenehono tondo anggonku katrimo njaluk sugih bondo donyo,jabang bayiku rekso-o sugih belang namung dadi belang sugih,...dsb"

Kalau yang menurut orang-orang setempat siapa yang nyari pesugihan disini akan mudah dikenali dari timbulnya belang putih seperti terkena penyakit panu diseluruh tubuhnya hingga mukanya dan menghilangnya pigmen kulit( albino ) dan kalau sudah penuh dalam Tubuh Orang tersebut akan mati.

Tapi sayang sekarang sudah alm.Bulus Jimbung. Kematian kura-kura air tawar yang selama ini dikeramatkan warga setempat itu membuat gempar pengunjung obyek wisata tersebut.
Keterangan yang dihimpun Espos menyebutkan, bulus yang beratnya mencapai satu kwintal tersebut kali pertama ditemukan mati sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, kura-kura tersebut keluar dari sarang dalam posisi terbalik. Warga dan pengunjung mengangkat kura-kura ke tepi sendang. Setelah diperiksa, dipastikan kura-kura telah mati,” ujar saksi mata, Winarso, asal Kampak, Jimbung. Selanjutnya kura-kura di bawa ke Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Klaten.

Dengan kematian Bulus Jimbung tersebut masihkan ada orang yang mau menjalankan ritual pesugihan itu??? Masih manjurkan??? Jawabannya yang tahu adalah para pelaku itu sendiri!!! Percaya tidak percaya....misterius problem!!!

Mitos Bulus Jimbung terletak di Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes
Jarak dari kota Klaten � 6 km
Luas sendang 9m x 8m = 72 m2
Kedalaman rata rata 1,5 m
Manfaat Sebagai tempat pemandian dan rekreasi
Ciri khas disebut juga sendang guwo, sebab dilokasi tersebut terdapat guwo.
Sumber:Kaskus.us/Indo Pesugihan/wisata-jimbung.jatengpromo.com

Pesugihan Putih Balung Sugih


Rahasia Pesugihan Putih/Tanpa Tumbal dari negeri China yaitu merupakan Ilmu Tiongkok Kuno yang sudah terbukti berAbad-abad lamanya,keberadaan ilmu ini hanya diketahui oleh kalangan tertentu saja yakni suatu ikhtiyar supranatural untuk merubah nasib meraih kesuksesan dan kemakmuran dalam berupaya untuk kelancaraan Kerezekian.
Percaya atau tidak berat tulang bisa menjadi petunjuk untuk mengetahui perjalanan nasib seseorang. Makin berat tulang Anda, hoki Anda pun makin besar. Namun sebaliknya jika ukuran tulang Anda makin ringan banyak sekali halangan hidup.Rahasia ramalan cina kuno untuk Mengukur Hoki dari Berat Tulang yang keakuratannya sudah TERBUKTI benar-benar nyata! Untuk mengetahui berat tulang dan hoki anda itu dihitung dengan perhitungan "Ngo Heng Pe Ji"
Pada saat manusia lahir ke Dunia,manusia tidak bisa menetukan takdir Illahi (TUHAN) yaitu :
1. Dimana dia lahir (tidak bisa memilih Orang tua) miskin / kaya nya
2. Pria / Wanita
3. Kapan lahir/dimana lahir dan Kapan Tutup Usianya
Dari Point 3 di atas, berdasarkan jam, tanggal, bulan, tahun kelahiran manusia, bisa di hitung Berat tulang dengan menggunakan "ilmu" ngo heng pe ji dengan menggunakan penanggalan lunar (imlek)
Makin berat tulang Anda, hoki Anda pun akan semakin besar.Namun Jangan terpengaruh dengan hasil yang diperoleh apabila "Bobot Tulang" Anda ringan. Masih banyak faktor dapat disebut yang menentukan keberuntungan seseorang seperti : feng shui,ajimat tulang kaya/balung sugih, pendidikan, amal-baik kepada sesama Manusia/ORTU, dll.
Tulang dipilih sebagai simbol , karena merupakan simbol keabadian. Dalam tubuh manusia, bagian yang tidak bisa habis adalah tulang. Daging dan air (darah) habis, tapi tulang tengkorak, paha atau tangan bisa tetap utuh. Jadi, tulang adalah bagian tubuh yang mendekati abadi.Teknik ramalan ini dipercaya turun-temurun dan berasal dari Cina Kuno dan dipercaya membawa pengaruh besar pada kehidupan manusia.
Mantra Balung Sugih: "Bismillahir Rohmanir Rohim,Sulbi dan bin,Balungku balung sugih,Kang tak sedyo kepanggih,Salamun qolam mir robir rohim."
Anda yang ingin dimengetahui berat tulang dan hoki anda dengan rahasia Ramalan Tiongkok Kuno ini silahkan KLIK: Konsultasi (maaf!!!tanpa mengikuti tatacara tersebut kami tidak layani) kemudian smskan:nama lengkap,lampirkan jam, tanggal, bulan, tahun kelahiran Masehi (kalender yang kita pakai), nanti akan kami berikan ke penanggalan Lunar, barulah akan didapat Nilai/berat tulang anda. Jika berat tulang anda kecil mintalah solusinya dengan Balung Sugih! Agar berat tulang anda ditopang dengan kekuatan tulang kera api yang mati ngurat sehingga mampu menghilangkan sumber kesialan,singkirkan apes,menetralkan sengkolo,meminimalisir karmapala,dsb. Untuk Maharnya silahkan hubungi kami setelah berat tulang anda diketahui. Dengan Pesugihan ini kerezekian anda akan terbuka(sangkan paraning rezeki),melariskan dagangan(rajanya pengalarisan usaha),datangkan keberkahan,meraih kemakmuran,lumintu segala tujuan,kesuksesan masa depan yang gemilang.wa llahu alam. sumber : indopenglaris/ramalanshakti.

Pesugihan Kawin Ghaib


Sosok kuntilanak digambarkan dalam bentuk wanita cantik. Kuntilanak digambarkan senang meneror penduduk kampung untuk menuntut balas. Kuntilanak sewaktu muncul selalu diiringi harum bunga kemboja/melati. Konon laki-laki yang tidak berhati-hati bisa dibunuh sesudah kuntilanak berubah wujud menjadi penghisap darah. Kuntilanak dikatakan sering menjelma sebagai wanita cantik yang berjalan seorang diri dijalan yang sunyi. Oleh karena itu, cerita ini kemungkinan bertujuan menghindari golongan wanita daripada diganggu oleh pemuda-pemuda yang takut akan Kuntilanak ketika berjalan seorang diri di jalan yang sunyi.
Tanda-tanda kemunculan yang kerap terjadi:

1. Korban akan mendengar ada yang memanggil namanya, dan mencari sumber suara.
2. Akan terdengar seperti suara induk ayam yang sedang mencari anaknya; bunyinya kurang lebih: "pok pok pok pok" dan suara kebasan sayap ayam.
silahkan perhatikan dan dengar induk ayam saat mengajak anaknya mencari makan di alam bebas.
3. Kemudian akan tampak seperti ayam betulan di mata calon korban, kemudian ayam tsb akan terbang menjauh dengan suara tawa: "hi hihihi hihihi..."
4. Saat terbang menjauh, akan berbalik ke arah korban lagi sambil berubah wujud dan kembali terbang mendekat dan memangsa korban.
5. Serangan pertama di daerah alat vital / memakan alat vital & usus korban.
6. Kuntilanak asli tidak pernah iseng melempar dengan benda-benda.(indoforum.org)
Banyak Cerita dan Mitos tentang kuntilanak,namun benar tidaknya hanyalah sebagai gambaran bahwa di dunia ini ada makluk yang hidup di dunia lain yang sebenarnya dekat dan berdampingan dengan lingkungan kita cuma beda dimensi saja. Sebenarnya kuntilanak tidaklah se-extrim dari legenda/mitosnya tersebut. Mereka akan mengganggu bila keberadaannya tersebut diusik oleh manusia. Sebagaimana manusia mereka ada yang jahat dan adapula yang baik,sebenarnya kuntilanak,sundel bolong,peri,wewe adalah sesosok jelmaan golongan jin perempuan. Mereka kebanyakan tinggal di tempat sunyi yang ada pohon besarnya terutama pohon yang gerowong,ada juga yang menempati rumah-rumah kuno/rumah kosong yang tidak berpenghuni. Salah satu tempat yang terkenal yang pernah di Film-kan adalah Lawang Sewu,disana terdapat makluk ghaib demikian dikarenakan menjauhi keramaian kota sehingga merasa layak tinggal disitu maka dijadikanlah tempat tinggal mereka.
Team Indo ghaib pernah mengalami kejadian aneh sewaktu mengunjungi bertemu sosok kuntilanak dia mengaku namanya Nyai Langensari yang dahulunya pernah tinggal di salah satu pohon besar di jalan pandanaran,karena pohon tersebut ditebang sehingga dia pindah tempat disalah satu ruangan atas di lawang sewu. Wanita cantik itu tidaklah sejahat yang anda pikirkan!!! Anda mau membuktikannya??? panggil dia dengan menyiapkan sesaji bunga telon(mawar merah,melati,kantil sejodo) dan bunga itu anda sirami minyak fambo. Dengan piranti itu panggil namanya dengan mantra...(indopesugihan)...sambil nembang lingsir wengi. Warning... jangan jatuh cinta dengannya!!!(indo ghaib)
Pernahkah anda dengar istilah kawin ghaib?????
Kawin ghaib adalah perkawinan antara manusia dengan bangsa jin yakni pada umumnya dikarenakan adanya perjanjian!!! salah satu diantara golongan jin perempuan yang mudah untuk di kawini adalah jenis kuntilanak dan peri. Seperti halnya kita manusia untuk menikahi bangsa lelembut tersebut perlu adanya PDKT tentunya dengan bimbingan seorang guru spiritual. Hal ini adalah salah satu jenis pesugihan dengan perjanjian tertentu yang telah disepakati bersama antara manusia dan bangsa lelembut dengan menjalin hubungan dalam ikatan perkawinan. Dalam PDKT manusia hendak mencari kesepakatan perjanjian yang sama-sama menguntungkan,dan setidaknya mencari yang resikonya minimal dan sanggup oleh pelakunya dijalani..lebih jelasnya silahkan konsultasi dengan pengasuh Indo Pesugihan!!!
Animated Pictures Myspace Comments 
KLIK saja!!! Di sini Anda Akan Menjumpai Kuntilanak!!! dengan mendengar tembang lingsir wengi... kira-kira anda BERANI??? Untuk uji nyali anda klik ini pada malam hari.... jika anda dengan ini saja takut!!! bagaimana jika anda mau ritual pesugihan "kawin ghaib" menikahi kuntilanak!!!

Pesugihan Kawin Ghaib


Banyak sekali jenis pesugihan namun pesugihan yang satu ini sangatlah unik,yakni pesugihan dengan mendatangkan perempuan ghaib untuk diajak kencan dan bercinta. Hampir seperti layaknya Gigolo yang mendapat bayaran dari Tante-tante Girang sehabis usai memuaskan hasratnya. Pesugihan ini si pelaku menyiapkan sesaji berupa jajanan pasar,jenang merah putih,buhur maghrobi dan menyan hitam/menyan candu,minyak sekar setaman dan minyak ajaibul jin.Dengan menyiapkan sesaji itu pelaku merapalkan mantra Kasugihan Senggomo mantranya:
"Salam bumi,,,indopesugihan,,,salam langit,,,indopesugihan,,,sing tak salami jin indopesugihan kang ayu rupane,,,,indopesugihan,,,roro ayu wadon siluman indopesugihan,,,soko wetan teko-o mrene,,,indopesugihan,,,roro ayu wadon siluman indopesugihan,,,soko kulon teko-o mrene,,,indopesugihan,,,roro ayu wadon siluman indopesugihan,,,soko lor teko-o mrene,,,indopesugihan,,,roro ayu wadon siluman indopesugihan,,,soko kidul teko-o mrene,,,,indopesugihan,,, aku si joko smoro kang matek indopesugihan,,,celuk-celuk indopesugihan,,, angawe awe indopesugihan,,,mbuko indopesugihan,,,rasa asmaramu,dsb".
Dengan ritual ini maka bangsa lelembut golongan wanita khususnya yang memiliki hasrat nafsu birahi yang besar akan segera muncul.Biasanya pelaku Gigolo Ghaib ini mencari tempat yang sepi dan keramat,salah satu cirinya Jin Girang ini menempati sebuah pohon besar yang batangnya gerowong dan posisi pohon itu tidak jauh dari sungai.Tempat tempat seperti ini masih banyak ditemui dikawasan tanah jawa khususnya di lereng pegunungan seperti gunung cermai/merapi/merbabu/lawu/kelut/sindoro/sumbing/dsb.
Funny Myspace  Comments

Pesugihan ini berkesan mengasyikkan namun yang perlu anda sadari.... jangan OMES (Otak MESum) apa lagi MELAJOR(MELAmun JORok) namanya pesugihan tentunya adanya resiko!!! Yang jadi pertanyaan: Apakah anda benar-benar jantan??? Kuat berapa rondekah anda??? Mampukah anda memuaskan hasrat wanita??? Yang anda hadapi bukan manusia kemampuan hasrat sex-nya 10 kali lipat dari pacar/istri anda!!! Golongan lelembut yang terkenal hasrat sex-nya buas adalah Nyai Blorong,bila budaknya mampu memuaskan tentunya akan mendapat imbalannya,namun jika tidak mampu memuaskan maka budak nafsunya itu mendapat hukuman!!! Pesugihan kawin ghaib hampir sama dengan memuja blorong,karena sama-sama memuaskan hasrat sexual wanita bangsa lelembut golongan siluman/memedi! adapun jenis perempuan itu ada kuntilanak,wewe,sundel bolong,dsb.
Dengan bantuan paranormal/tokoh spiritual yang mengerti perihal pesugihan jika anda sudah mempunyai Doi Ghaib anda bisa melakukan prosesi Kawin Ghaib dengan suatu kesepakatan yang sudah disepakati bersama.Setelah di ijab kabulkan maka anda akan syah memiliki istri ghaib dan anda harus setia dengannya,jika anda selingkuh...matilah anda!!!Apapun permintaan anda baik harta/tahta akan diberi namun anda juga harus mematuhi ketentuannya,jika tidak akan menjadi bumerang buat anda sendiri.Jika ada dukun/paranormal bilang tanpa resiko Pesugihan Kawin Ghaib ini,berarti dusta!!!Dalam pesugihan tentunya ada sisi enak dan tidak enaknya,namun menurut saya banyak tidak enaknya!!!karena hidup anda dikendalikan oleh lelembut yang anda puja.

Menguak Misteri Jenis Pesugihan


Posting kali ini ada berbagi informasi cerita tentang berbagai pengetahuan seputar pesugihan dari yang tidak beresiko hingga yang beresiko paling fatal. Artikel ini saya ambil dari berbagai sumber dan saya postingkan yang tentunya saya ralat sedikit,hal tersebut sebelum saya postingkan terlebih dahulu saya tanyakkan pada ahlinya yaitu saya konsulkan dengan Ki Tjakra Djajaningrat. Pesugihan ini semuanya yang terdapat di tanah jawa dan sudah bukan rahasia umum lagi,jika pesugihan di bawah ini pada saat-saat perekonomian negara lagi terpuruk dan korupsi makin menggila,tentunya orang pada pengen ambil jalan pintas sampai-sampai gelap mata memburu hal-hal pesugihan.
Inilah Menu Pesugihan Yang Tersebar Di berbagai Daerah :

Uang Balik (Uang Ghaib)
Uang Ghaib ini adalah uang hasil ritual seseorang dengan persyaratan tertentu yang dia jalani dengan bantuan dari bangsa jin.Setelah melakukan prosesi dan sukses dalam ritual maka uang ini akan memiliki khasiat jika dibelanjakan akan kembali lagi pada pemiliknya,maka secara umum ini dikenal dengan Uang Balik.Banyak iklan paranormal menawarkan Uang Balik tersebut,namun jika kita tau prosesinya jawabnya jika orang punya ngapain dimaharkan!!! mending dipakai sendiri....benar tidak???
Uang Balik ini persyaratannya yang sangat sulit yakni dengan sejenis binatang langka yaitu Kadal yang ekornya bercabang(Kadal Cawang) ada juga yang memakai untuk persyaratannya sepasang Kadal yang sedang bercinta(Kadal Kawin).
Persyarat itu jika sudah siap maka siapkan mata uang yang paling besar sebanyak 2 lembar contoh 100rb/50rb. Dengan membakar buhur maghrobi dan uang yang ditaruh diatas bunga 7 rupa dengan melafalkan doa/mantra tertentu maka setelah usai itu Kadal tersebut disembelih untuk diambil darah dan lemaknya untuk dimanfaatkan memanggil bangsa jin.Tes pengujian Uang hasil ritual tersebut sukses atau tidak biasanya salah satu uangnya di hanyutkan di air sungai yang mengalir,bukan yang deras alirannya lho!uang yang dihanyutkan tersebut jika uang yang kita pegang kita arahkan ke uang tersebut maka keanehan terjadi,uang yang dihanyutkan akan mengejar dan melawan arus air menuju uang yang kita pegang.
Dengan uji coba tersebut sepang uang itu jika kita belanjakan salah satunya maka yang dibelanjakan akan kembali lagi karena tidak mau berpisah dengan pasangannya. Ajaib BUKAN?! jika punya wah gw gunakan sendiri tuh...ngapain gw maharin!!!rugi tau...heeee....heeee.... Logika kan? Bila ingin menguasai ilmunya silahkan pesan di Indo Rezeki sebagai tempat pengijazahan keillmuan Uang Balik.

Tukar Janin

Salah satu metode pesugihan yang sangat langka,bukan menumbalkan janin seperti anggapan banyak orang!bukan aborsi yang membahayakan nyawa!Tukar janin adalah suatu prosesi pemindahan janin tersebut untuk diberikan kebangsa jin perempuan yang menginginkan keturunan.Ada pula yang menyebut ritual MT karena persyaratannya hanya bisa dilakukan oleh perempuan yang hamil pertama maka dikenal dengan Meteng Tembean. Dengan cacatan pelaku harus ikhlas melepas janinnya,biasanya ini korban dari hasil hubungan diluar nikah, dan kebanyakan pelaku ritual ini kekasih yang menghamili tidak bertanggung jawab. Dalam prosesinya jika wanita itu berhasil negosiasi dan anaknya di ikhlaskan untuk mereka(bangsa jin) rawat sebagai anaknya dengan catatan pantangannya tidak boleh diharap-harap lagi.maka bangsa jin tersebut akan memberikan imbalan berupa uang/perhiasan sebagai tanda keikhlasan pelaku ritual tersebut.mengenai nominalnya itu juga tergantung rezekinya si jabang bayinya. Prosesi ini dengan tujuan menolong dan tidak adanya resiko asal perjanjian tersebut ditepati,untuk informasi jelasnya silahkan konsultasikan ke Kuncennya,silahkan hubungi kami.

Tukar Guling "JM" (Jual Musuh)

Pesugihan ini yang paling banyak diminati orang,karena wadal/tumbal bisa orang yang dibenci alias musuh bebuyutan sipelaku.Karena yang dijadikan anggunan itu musuh maka dikenal dengan JM (Jual Musuh),prosesinya setelah pelaku menjalankan penayuhan/mendapat petunjuk ghaib maka dia wajib ritual pati geni sehari semalam untuk transaksi dengan ghaibnya.Ritual ini sebenarnya paling simpel namun butuh nyali yang besar,karena star mulai dari awal sampai akhir itu dijalani sendiri,jadi tidak ada namanya rekayasa sebab tugas kuncen hanya membukakan gerbang untuk menghubungkan antara pelaku dan ghaibnya. asal pelaku menuruti tuntunan kuncen dan menjalankan dengan sungguh-sungguh tentunya kesukksesan yang bakal dia raih. Banyak orang mundur lantaran nyalinya ciut,namun jika orang kepepet dan dendam dengan orang yang menyakiti tentunya keberanian akan timbul.Mau jalani ritual balas dendam dapat duit?Keterangan lengkapnya silahkan hubungi kami!!! ingat ini bukan untuk main-main!!!banyak orang yang gagal pesugihan kesana kemari rata-rata disinilah tempat persinggahan terakhir,tak heran ada juga jutru dukun penipunya yang dijadikan tumbalnya.

Tukar Bojo (Tutup Garwo)

Banyak orang yang salah artian bahwa Tukar Guling itu sama dengan Tukar Bojo,sebenarnya cuma beda artian bahwa Tukar Bojo yang ditumbalkan adalah suami/istri yang menyeleweng mengkianatinya,maka disebut pula Tutup Garwo(Tutup=Mati Garwo=Sigarane Nyowo). Pelaku ini biasanya menjalankan karena jengkel dengan tindakan pasangannya yang menyeleweng bahkan tidak bertanggung jawab dengan keluarganya.Karena sudah mentok biasanya tega menutup bojonya,cerai mati tapi meninggalkan harta buat keluarga dengan ditumbalkan dengan bangsa jin.Ritual ini juga lagi marak akhir-akhir ini lantaran banyaknya perselingkuhan!Bagi anda yang lagi selingkuh harap sadar!!!jangan sampai suami/istri anda nekat jalani ritual ini!!!

Uang Gendak (Pelacur Ghoib)

Mungkin jarang orang yang tau dengan pesugihan yang satu ini,namun tentu kita pernah dengar kalo bangsa jin jenis Genderuwo suka meniduri wanita yang kesepian dan genderuwo ini berubah wujud menyerupai suaminya!Ritual ini sebenarnya sudah banyak diketahui orang namun tidak begitu trend!Jika anda baca posting Ritual Sate Gagak tentu ada hubungannya dengan ini.Singkat aja ritual ini biasanya dilakukan oleh wanita yang bingung karena butuh uang,jika mau melacur malu,toh dapatnya juga tidak sesuai harapan...kecuali pas laris pelanggan antre itu lain namun dengan itu juga toh masih kurang!!!maka ada jalan pintas dengan prosesi ritual memanggil Genderuwo yang disebut Pelacur Ghaib.pelaku jika hendak mendapat Uang Gendak,dia perlu merapalkan mantra birahi ghaib agar sang Genderuwo kebakar napsu birahinya,sebelum jalani ritual HOT!!!wanita itu harus meminta syarat dulu agar Genderuwo tersebut mau memberikan upah/mengasih uang kepadanya.Jika itu sudah dia sanggupi maka ritual HOT itu pasti terjadi!!!maaf kaum pria dilarang mengintip!!!anda kalah jantan dengan mereka!!!tidak percaya tanya aja ama wanita yang jalani ritual ini!!!heee...

Buto Ijo

Pesugihan ini pelaku harus punya usaha bisnis,pelaku yang mengadakan perjanjian dengan buto ijo ini dengan imbalan jasa yang diminta adalah mereka harus menyediakan kamar khusus untuk ritual dan juga tidak boleh diganggau oleh siapapun. Mereka bisa membuat perjanjian dengan buto ijo kapan dapat cairan dana ghaib dari buto ijo dan juga kapan waktunya buto ijo harus diberi makan manusia setiap tahun. Biasanya kita harus mencarikan tumbal setiap tahun sekali dan apabila kita gagal maka kita/keluarga kita yang akan menjadi tumbalnya buto ijo itu sendiri.

Funny Myspace Comments
Jaran Penoleh

Ilmu pesugihan yang aman karena tidak perlu disediakan tumbal oleh majikan dan tidak perlu menyediakan ruangan khusus bagi kita. Kita harus membuka usaha angkutan umum bis, dan diberi gambar kuda putih. Untuk tumbalnya jaran penoleh ini akan mencari sendiri di jalan dengan cara kecelakaan lalu lintas.Hasilnya setiap tahunnya dapat bantuan dana ghaib setelah adanya kecelakaan tersebut.Namun kelak pelaku jika meninggal wujudnya akan berubah seperti kuda,pesugihan ini biasanya banyak dijalani goa yang dekat dengan sungai.

Bulus Jimbung

Sendang Bulus Jimbung dihuni Kyai dan Nyai Poleng, yang pada waktu itu Kyai Poleng dan Nyai Poleng adalah abdi dari Dewi Mahdi yang kemudian disabda menjadi bulus lalu Pangeran jimbung menancapkan tongkatnya dan terjadilah sendang yang namanya Sendang Bulus Jimbung.Karena tempat berdiamnya bulus Kyai Poleng dan Nyai Remeng, menurut cerita barang siapa datang ke Sendang Bulus Jimbung untuk meminta kekayaan, bila permohonannya terkabul badannya akan menjadi Poleng seperti Bulus Jimbung.Ini satu satunya pesugihan yang tidak pake tumbal,namun pelaku akan mendapat tanda khusus kulitnya akan belang dan ciri utamanya jika belangnya sudah merata sekujur tubuh semua kulitnya menjadi berwarna putih maka Kyai Poleng/Nyai Remeng akan menjemputnya alias mati.Pelaku bulus Jimbung ini harus punya usaha seperti jualan/dagang,dengan itu usahanya sangat cepat sekali berkembang.

Kutut Manggung

Ini sejenis pesugihan yang sangat unik cocok bagi pecinta burung,pelaku wajib menyiapkan sepasang burung perkutut untuk menjalani ritualnya dengan perjanjian dengan Prabu Minang dan Ratu Mimang.Setelah prosesi perjanjian usai orang tersebut wajib memelihara burung itu layaknya memelihara anaknya sendiri,itu dikarenakan jika burung itu mati maka pemiliknya juga akan segera menyusul mati.Dengan kata lain tumbalnya adalah diri sendiri,yang jelas ini hanya bisa dijalani orang yang sudah menikah karena pelaku harus sepasang suami istri.

Kandang Bubrah
Lelaku pesugihan kandang bubrah, anda cuma diharuskan merenovasi rumah tiap tahun. Pokoknya hanya merenovasi meskipun tidak ada bagian tertentu dari rumah yang rusak. Hmm..laku pesugihan ini rasanya cocok untuk orang yang menekuni bidang arsitektur. Pesugihan ini biasanya pelaku memiliki rumah yang mewah dan luas karena perlu renovasi dan membangun tiap tahun.Wah sudah kaya rumah mewah lagi.
Kucing Mbang Telon
Pesugihan yang satu ini adalah pesugihan yang banyak diburu oleh orang-orang yang tau khasiat kucing jantan mbang telon(warna bulunya kembang telon/3 warna).Kucing ini diburu karena dipercaya dapat membobol brangkas Bank Ghaib,atau diproses dijadikan tumbalnya sebagai balter dengan kraton bangsa lelembut.Kuncing ini dipercaya adalah titisan Prabu Sakalintu maka wajarlah jika kucing ini memiliki kelebihan yang diluar akal manusia.

Dan Berbagai Jenis Pesugihan Lainnya Silahkan Tunggu dalam posting berikutnya.
Warning: Artikel ini bersifat informasi sekaligus untuk menambah wawasan Anda agar berfikir masak-masak jangan sampai mengambil langkah ke jalan yang sesat!Ingat surat Al Insyirah(alam nasyrah) yang menyatakan"sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan"
Halloween Myspace Comments
(sumber: sosbud.kompasiana/indo ghaib/indo rezeki/indo pesugihan)

Menguak Misteri Jaelangkung




Anda pasti tahu dengan permain "jaelangkung"
Jelangkung merupakan permainan boneka kayu yang sarat akan kekuatan ghaib dimana para pemainnya memanggil atau mengundang roh atau hantu untuk datang. jaelangkung merupakan sebuah permainan warisan nenek moyang kita dulu dimana pertama kali jaelangkung merupakan permainan yang dahulu sangat digemari oleh orang-orang dulu karena sarat akan kekuatan ghaib nya. Biasanya permainan ini dilakukan oleh empat 3 orang' yaitu orang yang memangku/menggendong boneka jelangkung, yang membaca mantra, dan orang yang mempersiapkan alat tulis. Permainan ini kebanyakan dilakukan di tempat yang angker dan pada waktu malam hari, biasanya antara jam 10 malam ke atas. Permainan jaelangkung ini sangat berbahaya bagi orang awam dan tidak mengerti akan alam ghaib, karena biasanya orang yang memainkan permainan ini akan terkena imbas dari permainannya ini, biasanya orang yang bermain jelangkung akan kemasukan oleh hantu-hantu jelangkung tadi alias "Kesurupan" bahkan sampai diteror oleh hantu-hantu jelangkung tersebut, maka kami menghimbau bagi orang yang suka bermain dengan permainan ini tapi yang awam akan dunia ghaib, dan hanya untuk menghilangkan rasa penasaran, saya sarankan lebih baik jangan!, karena sangat berbahaya bagi anda sendiri.Mantra dibawah sengaja saya postingkan namun ada yang tidak saya potong karena bisa-bisa mantra kuno ini dapat menjadi bumerang!buat tambah-tambah wawasan mistik bagi teman-teman sajalah.
Adapun Mantra Pemanggil Jaelangkung versi Kejawen dari Ki Tjakra Djajaningrat sebagai berikut:
"Hong...(...)...ilaheng,heh jagad alusan roh gentayangan,jaelangkung jaelengsat siro(...),ning kene ono(...),siro (...)angslupo,yen siro teko(...) wenehono tondo,(...),Hayo enggalo teko...hayo ndang angslupo(...)."

Jaelangkung adalah mahluk gaib yang bisa menjawab pertanyaan si pemain. Tidak bisa dipastikan bagaimana penggambaran dari jaelangkung tersebut, dia bagaimana dan seperti apa, karena “ucapan atau mantra” pemanggil jaelangkung, memberi isyarat bahwa siapa pun “setan atau hantu” yang saat itu “lewat” diajak untuk ikut dalam permainan jaelangkung dan diharapkan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para pemain yang memainkan permainan jaelangkung tersebut.
Saya pernah memainkannya dengan menggunakan peralatan tulis (jangka) untuk bertanya atau meramal sesuatu. dan ini adalah suatu permainan yang berkembang di daerah-daerah khususnya di pulau jawa, yang pada umumnya dahulu dimainkan di desa-desa dengan menggunakan orang-orangan sawah untuk memanggil arwah, sehingga arwah tersebut “masuk” kedalamnya.
Permainan ini biasanya dimainkan secara beramai-ramai pada saat terang bulan, dan bila arwah tersebut datang dia akan memperkenalkan dirinya dan bercerita dengan menggunakan bantuan alat tulis.
Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sangat beraneka ragam yang dilontarkan, antara lain nama arwah tersebut, tahun berapa dia meninggal dan penyebab dia meninggal . Bahkan sering juga dimanfaatkan untuk mengetahui peruntungan masa yang akan datang (walaupun tidak dapat dipastikan kebenarannya).
Permainan ini cukup sederhana dimana hanya dengan menggunakan Jangka dengan gambar lingkaran lengkap dengan huruf abjad yang tergambar dalam kertas, dan dengan diiringi suatu lirik lagu sederhana (mungkin ini adalah mantra pemanggilnya), semua ini adalah syarat agar jelangkung bisa hadir di tengah kita.
Setelah Jalangkung itu datang, maka kita dapat bertanya apapun yang kita mau dan dia akan menjawab dengan menggunakan alat bantu yang kita sediakan.
Namun perlu diketahui bahwa bukan berarti ini adalah permainan yang TIDAK berbahaya, dimana permainan ini sebaiknya tidak dilakukan dengan sembarang, karena kita kadang harus memenuhi permintaan Jalangkung seperti mengantarkannya pulang kembali ke suatu tempat atau yang lainnya yang dia kehendaki dan bila kita tidak memenuhinya, maka biasanya Jaelangkung akan marah dan dapat membuat masalah baru untuk para pemanggilnya.Pernah memainkan atau tidak, paling tidak kita tahu permainan jelangkung. Kutipan di atas pun tentunya tidak asing pula. Bisa dikatakan untaian kata-kata tersebut sebagai mantra untuk memanggil makhluk gaib dalam permainan jelangkung. Kata-kata itu pun diucapkan berkali-kali agar makhluk halusnya benar-benar datang.

Permainan jelangkung sendiri merupakan permainan yang berusaha memanggil makhluk gaib untuk masuk ke dalam boneka atau benda yang dibuat menyerupai orang-orangan. Setelah makhluk halus itu masuk pada benda tersebut, biasanya pemain akan menanyakan hal-hal yang ingin diketahuinya, terutama sekali mengenai masa depan.

Permainan ini sebenarnya terkandung amanat bahwa permainan jaelangkung bisa membahayakan orang-orang yang memainkannya. Banyak hal bisa terjadi jika kita bermain dengan makhluk gaib seperti itu. Akan tetapi, permainan itu masih saja ada yang mencoba memainkannya meski dengan perasaan takut. Maka dari itu Indo Pesugihan mempostingkan artikel virtual jaelangkung online, ini kami persembahkan khusus buat anda yang tidak punya nyali dan takut dengan setan gentayangan!Silahkan simak dan pahami aturan permainannya,jika masuk di ramalan shakti ada link untuk virtual ini.

Cara Memainkannya :
  • Hanya orang tertentu yang bisa memainkannya, lihat pada bagian triknya...
  • Buka Website ini klik saja: Jaelangkung.
  • Anda akan diminta untuk memasukkan Petisi sebelum memasukkan pertanyaan. Petisi yang dipakai harus diawali dengan kata "Jelangkung, tolong jawab ?" atau "Jelangkung, tolong jawab pertanyaan saya ?" jika jawabannya agak panjang. Akhiri dengan tanda tanya untuk otomatis pindah ke input pertanyaan.
  • Masukkan pertanyaan Anda dan akhiri dengan tanda ? atau tekan tombol enter agar jelangkung segera menjawab pertanyaan Anda.

Trik Memainkan Jelangkung:

Cobalah ketik sebuah tanda titik (“/”) di kotak atas, yang ceritanya adalah petisi. Tapi yang keluar adalah huruf P. Sekarang coba ketik apa saja yang anda mau. Keluarnya bukanlah apa yang anda ketik, melainkan huruf-huruf “kung, tolong jawab”, sepanjang jumlah huruf yang anda ketik. Dengan kata lain, yang tampil di layar selalu tulisan tersebut, bukan yang anda ketik, selama anda telah menekan titik pada saat pertama mulai mengetik. Ajaib, toh?
Lanjut. Setelah anda menekan titik kemudian huruf apa saja (yang tampil sebagai bagian dari “petisi” yang seharusnya ditulis), coba tekan lagi tanda titik. Sekarang yang anda ketik benar-benar akan sampai ke layar. Silahkan ketik sisa petisi, melanjutkan dari apa yang sudah terlihat.
Sekarang, tekan tombol titik dua (“?”). Ok, sudah pindah ke kotak bawah. Nah, isikan pertanyaan anda di situ. Lanjutkan ke seperti biasa.
Dan hasilnya?
Huruf-huruf di antara kedua titik tersebut akan dituliskan sebagai jawaban dari Peter. Ini rahasianya. Jadi, majulah ke keyboard, dan coba ini di depan teman-teman anda. (Ini bekerja jauh lebih efektif di komputer yang keyboardnya jauh dari layar, tidak cocok di notebook. Jangan sampai orang melihat apa yang anda ketik!)
Saya akan akhiri dengan sebuah contoh. Misalkan, saya akan menanyakan warna tas saya (hijau).
Di petisi, yang saya tekan pada awalnya adalah: “/hijau/”. Yang tampil adalah “Jelang, “. Ok, sekarang saya akan selesaikan kalimat tersebut dengan normal: “tolong jawab?”. Dan di bawah, seperti biasa akan saya tulis: “Apa warna tas saya?”. Dan keluarlah, “hijau” pada kotak jawaban. Ajaib… Benar-benar ajaib, seberapa jauh tipuan sederhana bisa membuat orang ketakutan.
Oh ya, petisi lebih panjang “Jelangkung, tolong jawab pertanyaan saya ?” adalah untuk jawaban yang lebih panjang.Selamat menipu Jelangkung Online....berani???Buktiin!!!

(sumber:indopesugihan/kaskus.us/infogue.com/djbachoxs.multiply.com)

Misteri Pesugihan Kera Pulau Seprapat



Cara orang menjadi kaya tidak ubahnya pepatah “Banyak Bayak jalan menuju Roma”. Mulai dari mengandalkan akal pikiran serta logika, sampai cara pintas
yang hanya mengandalkan nafsu keduniawian semata. Yakni, dengan mendatangkan kekayaan lewat tempat pesugihan. Satu lagi, tempat pesugihan mujarab yang saat ini masih sering didatangi pelaku pesugihan, yakni pulau Seprapat, Pati, Jawa Tengah. Namun pulau kecil ini sampai sekarang tetap menyimpan misteri.
Anda ingin kaya mendadak? Tinggal tunggu saja wangsit turun lewat mimpi. Namun, wangsit pesugihan itu hanya akan turun ketika seseorang melakukan tirakatan di pulau Seprapat yang terletak di muara sungai Silungonggo, Pati, dan berada di pantai laut teluk Jawa. Aroma mistik sudah terasa ketika Anda memasuki pulau yang memliki luas hanya 110 X 65 meter itu. Selain pepohonan, di pulau tersebut orang dapat menemukan makam tua yang bertuah.
Funny Myspace  CommentsFunny Myspace Comments
Itulah makam yang sering disebut-sebut sebagai makam seorang wali yang bernama Ki Lodang Datuk Wali Joko. Semasa hidupnya, Ki Lodang dikenal sebagai tokoh yang kebal bermacam-macam kekuatan gaib. Termasuk, tidak mempan dikirim hawa panas macam santet dan tenung dari orang pintar yang bermaksud jahat. Bagi peziarah yang ingin sampai di pulau Silungonggo, lebih dulu harus menemui juru kunci tempat keramat itu, namanya Salimin.
Lelaki renta ini siap mengantar siapa saja yang berziarah. Termasuk berperan menghantar doa dan permohonan yang diinginkan peziarah ke hadapan arwah Ki Lodang Datuk. Di sini, ada syarat utama yang harus dipatuhi peziarah. Yakni, hanya diperbolehkan melakukan ziarah pada malam hari. Setelah matahari tidak terlihat lagi di atas awang-awang. Sebaliknya jika terlanjur datang siang hari maka disarankan agar lebih dulu beristirahat di rumah Mbah Salimin.
Perlengkapan ritual yang dibutuhkan berupa kembang boreh, dan kembang setaman yang ditambah dengan sesaji lain. Namun, karena sang juru kunci, Mbah Salimin satu-satunya mata pencahariannya mengantar peziarah, maka dia mengenakan biaya pengawalan pada peziarah sekitar Rp150 ribu sampai Rp200 ribu.
Tepatnya, bila malam telah merayap Mbah Salimin akan mengantar peziarah perorangan atau rombongan ke makam sang wali. Modal dia hanya sebuah perahu tradisional yang siap setiap setia menyusuri sungai Silungonggo menuju ke pulau Seprapat. Sesampainya di sana, Mbah Salimin mengajak peziarah memasuki sebuah makam tua. Di tempat ini, siapa saja diharuskan berdoa memohon apa yang diinginkan. Mbah Salimin sendiri yang akan membimbing mereka.
Hanya saja, cara dan metode berdoa tergantung dengan kepercayaan masing-masing. Itu pun boleh dilakukan dengan cara bersila, tiduran, atau bahkan dengan tidur beneran. Selama semalam di tengah ritual memohon, peminta kekayaan diharuskan merendah dengan khusyuk mengheningkan cipta. Larut dalam suasana sakral di tengah malam tirakat yang dia jalankan.
Biasanya, pada tengah malam pelaku dengan sendirinya akan keletihan, selebihnya seperti tersirep langsung tertidur. Dan, di tengah tidurnya itulah wangsit biasanya turun. Memberikan petunjuk cara mendapatkan kekayaan sekaligus usaha-usaha yang harus ditekuni. Begitu peziarah tertidur Mbah Salimin akan meniggalkannya seorang diri dan kembali menjemput setelah matahari kembali bersinar.
Sesuai wangsit yang datang di tengah kegelapan malam itu, siapa saja akan menjadi kaya raya dalam waktu tidak lama. Namun, sebagaimana persyaratan yang harus dipenuhi, peminta pesugihan selebihnya akan menjalin perjanjian batin dengan penunggu pulau itu. Yakni, ditunjukan dengan kembali berziarah ke makam Ki Lodang setiap setahun sekali atau maksimal 1.000 hari.
Di samping itu, masih ada perjanjian lain yang lebih mengerikan. Bagi siapa saja yang sudah mengikat kontrak dengan penunggu makam Ki Lodang, harus merelakan salah satu orang yang dicintai sebagai tumbal. Bisa anak kandung atau keponakan. Biasanya, kurang dari 40 hari setelah berziarah orang yang ditumbalkan akan menemui ajalnya dengan cara mengenaskan, seperti kecelakaan, dibunuh orang, atau mati mendadak.
Konon, setelah mati arwahnya akan menjadi kera jadi-jadian yang menghuni pulau tersebut. Karena itu, bila suatu saat Anda berkunjung ke pulau ini, Anda akan didekati oleh seekor kera. Perwujudannya memang binatang, tapi sebenarnya dia memiliki jiwa dan perasaan layaknya manusia. Begitu mata bertatap tiba-tiba ia akan meneteskan air mata kesedihan sambil menatap dalam-dalam orang yang datang.
Mungkin dia meratapi nasibnya yang dijadikan tumbal oleh orang tuanya. Juga merasa iba menyaksikan tumbal-tumbal baru akan datang di pulau penuh misteri tersebut. Untuk menghilangkan kesedihan dan menghibur sang kera, Mbah Salimin biasanya meminta peziarah yang balik ke pulau membawa barang-barang kesukaan anak-anak atau orang yang telah dia jadikan tumbal.
Bisa berupa pakaian, mainan, atau makanan kegemaran. Anehnya, yang bisa melihat kera itu hanyalah mereka yang pernah menjalin perjanjian gaib saja. Konon, kemampuan melihat alam gaib itu lantaran dalam dirinya sudah menjadi bagian dari alam gaib pulau Seprapat. Setidaknya, jika dia mati kelak arwahnya juga akan menjelma menjadi kera jadi-jadian penunggu pulau sunyi tersebut.
Tak heran, jika di pulau kecil itu sampai saat ini masih sering ditemukan benda-benda kesukaan anak-anak, seperti boneka, mainan, atau bantal kecil. Namun, asal-usul benda itu pun masih misterius, apakah pembawaan para peziarah atau benda yang hanyut terbawa arus sungai yang meluap ? Yang jelas, pulau itu masih menyimpan sejuta misteri. (ais/metropolis.com)

Menguak Pesugihan Babi Ngepet



Jaman secanggih sekarang, namun fenomena pesugihan babi ngepet pun masih ada dan berkembang di masyarakat.Babi ngepet adalah mahluk dalam legenda masyarakat Indonesia yang bercerita tentang siluman babi. Beberapa mitos menceritakan tentang babi ngepet yang merupakan orang yang ingin kaya dengan cara mengambil pesugihan babi. Saat akan "beraksi", si tuan harus mengenakan jubah hitam untuk menutupi tubuhnya. Dan nanti, secara ajaib, si tuan akan berubah menjadi babi. Orang yang satu lagi harus menjag lilin agar tidak goyang apinya. Apabila api lilin sudah mulai goyang, artinya orang yang menjadi babi itu mulai dalam bahaya. Tugas si penjaga lilin adalah mematikan lilinnya agar si babi dapat berubah kembali menjadi manusia biasa. Babi ngepet biasanya mengambil uang dengan cara menggesek-gesekkan tubuhnya di pintu lemari, dsb.
Babi ngepet, adalah salah satu bentuk pesugihan yang paling kita kenal. Pesugihan ini membuat pemiliknya berubah wujud menjadi bentuk binatang, paling sering mengambil wujud binatang babi. Pesugihan ini harus dilakukan oleh dua orang, biasanya suami istri. Karena dalam prosesnya pesugihan babi ngepet memerlukan penjaga api kehidupan, api inilah yang menggambarkan orang yang melakukan aksi pesugihan. Kalau kondisi aman maka api akan tenang tapi apabila kondisinya berbahaya maka api akan bergerak-gerak seperti ditiup angin, kalau hal ini terjadi api harus segera dipadamkan supaya sang pelaku bisa selamat.
Tempat untuk mencari pesugihan tipe ini
PULAU Jawa, terdapat banyak tempat pemberi pesugihan. Makam keramat, gua angker, pohon wingit, sendang ajaib, misalnya, sering dianggap jadi 'pemberi' harta. Masing-masing tempat, punya 'cara' dan syarat rata-rata hampir sama. Pandansigegek tak jauh dari Parangkusuma Jogyakarta, kondang jadi tempat cari pesugihan. Sejak zaman dulu, tempat itu dipercaya sebagai gudang tuyul pesugihan. Bisa dipungut salah satu, tapi dengan syarat tertentu.
Dusun Dlepih Kahyangan, Tirtomoyo, Wonogiri, ada semacam petilasan dari Panembahan Senopati yang juga jadi tumpuan para pencari pesugihan. Petilasan itu hingga kini dibanjiri peziarah lebih-lebih pada bulan suro. Begitu pula Pantai Slamaran, Pekalongan dan Pemandian Kera Mendit, Malang Jawa Timur.Dan akhir-akhir ini Goa Susuh Angin,Salatiga yang lagi marak dikunjungi orang dari berbagai daerah bahkan sampai manca negara,datang untuk sekedar ngelalap berkah dan ada pula khususnya orang-orang yang menjalani pesugihan.
Tapi tempat mencari pesugihan yang paling kondang di Indonesia adalah Gunung Kawi! Begitu populernya tempat ini, jika di hintung banyaknya peziarah yang datang mendapat nomor urut Pertama.Namun Hati-hati bagi pembaca yang mau pesugihan!disana juga banyak dukun palsu yang menawarkan jasa!sebelum bertindak cari informasinya dululah.
Ada ilmu pesugihan yang dikenal dengan 'babi ngepet'. Di Jawa Timur, biasa disebut 'celeng kresek'. Untuk menggasak harta tetangga, si pelaku minta bantuan celeng jadi-jadian. Biasa beroperasi siang malam. Tapi risikonya juga berat. Kalau tertangkap penduduk bisa digebuki hingga tewas. Si pemilik juga ikut-ikutan njedhut.
Watudodol, terletak di kawasan hutan lindung antara Banyuwangi dengan Situbondo Jawa Timur. Siapa saja bisa mendapat pesugihan ‘babi ngepet’ di situ. Tapi harus kuat puasa ngebleng selama tiga hari di Watudodol. Sesajinya berupa kembang telon, minyak wangi dan secawan darah ayam cemani. Kemudian ditaruh di bawah sebuah pohon paling besar terdapat di situ. Ada pula yang menjalani ritual ngepet ini di daerah Gunung Sumbing dan Sindoro. Pirantinya lebih simpel namun sebelum menjalani wajib mandi di tempuran pitu di daerah Kedu-Temanggung.
Setelah dibacakan mantera panggilan. Ada orang yang bisa membantu baca mantera di sekitar itu. Kalau doanya terkabul, babi gaib itu akan muncul.Berikut ini mantra kuno pesugihan babi ngepet dari pemberian Mas Han yang saya catat namun maaf tidak saya postingkan lengkapnya,ya ini sekedar menambah wawasan bagi anda.
Mantra Pesugihan Babi Ngepet: "Hong ilaheng,duh sang Prabu Soma(...) kang kuwasa angratoni jim setan ono ringin putih,kang awarno celeng putih,kat katon-no wujudmu,siro temonono jabang bajiku(...) Sembah bekti,(...)niyat kulo angabekti,(...)."
Setelah berlangsung ‘dialog’ apa yang dikehendaki, ambillah air liurnya.Di rumah, air liur dibasuhkan pada anak belum mencapai akhil baliq. Anak siapa pun bisa. Tak lama, anak itu akan meninggal sebagai tumbal.
Kalau hal itu tak terpenuhi, maka yang bersangkutan sendiri yang mati. Tapi bila sudah ada tumbal, ‘babi ngepet’ akan membantu mencari uang. Setiap 35 hari sekali, ‘babi ngepet’ harus diberi sesaji darah ayam cemani. (sumber:pengensugeh/indopesugihan)

Mitos Pesugihan Gunung Kawi



Mitos Pesugihan Gunung Kawi memang dikenal sebagai tempat untuk mencari kekayaan (pesugihan). Konon, barang siapa melakukan ritual dengan rasa kepasrahan dan pengharapan yang tinggi maka akan terkabul permintaanya, terutama menyangkut tentang kekayaan.

Mitos ini diyakini banyak orang, terutama oleh mereka yang sudah merasakan "berkah" berziarah ke Gunung Kawi. Namun bagi kalangan rasionalis-positivis, hal ini merupakan isapan jempol belaka.

Mitos dalam bahasa sehari-hari diartikan sebagai cerita bohong, kepalsuan, dan hal-hal yang berbau dongeng (tahayul). Dalam bahasa Inggris, myth yang mengadopsi bahasa Latin mythus berarti penuturan khayali belaka. Antropolog memandang mitos sebagai sesuatu yang diperlukan manusia untuk menjelaskan alam lingkungan di sekitarnya, dan juga sejarah
masa lampaunya.


Dalam hal ini, mitos dianggap sebagai semacam pelukisan atas kenyataan dalam bentuk yang disederhanakan sehingga dipahami oleh awam (Ruslani, 2006: 5). Namun mitos, bagi kalangan penganut strukturalisme-fungsional juga dianggap penting karena berfungsi sebagai penyedia rasa makna hidup yang membuat orang yang bersangkutan tidak menjadi sia-sia hidupnya. Perasaan bahwa hidup ini berguna dan bertujuan lebih tinggi daripada pengalaman keseharian merupakan unsur penting dalam kebahagiaan.

Biasanya lonjakan masyarakat yang melakukan ritual terjadi pada hari Jumat Legi ( hari pemakaman Eyang Jugo) dan tanggal 12 bulan Suro (memperingati wafatnya Eyang Sujo). Ritual dilakukan dengan meletakkan sesaji, membakar dupa, dan bersemedi selama berjam-jam, berhari-hari, bahkan hingga berbulan-bulan.

Di dalam bangunan makam, pengunjung tidak boleh memikirkan sesuatu yang tidak baik serta disarankan untuk mandi keramas sebelum berdoa di depan makam. Hal ini menunjukkan simbol bahwa pengunjung harus suci lahir dan batin sebelum berdoa.

Selain pesarean sebagai fokus utama tujuan para pengunjung, terdapat tempat-tempat lain yang dikunjungi karena 'dikeramatkan' dan dipercaya mempunyai kekuatan magis untuk mendatangakan keberuntungan, antara lain:

1. Rumah Padepokan Eyang Sujo

Rumah padepokan ini semula dikuasakan kepada pengikut terdekat Eyang Sujo yang bernama Ki Maridun. Di tempat ini terdapat berbagai peninggalan yang dikeramatkan milik Eyang Sujo, antara lain adalah bantal dan guling yang berbahan batang pohon kelapa, serta tombak pusaka semasa perang Diponegoro.

2. Guci Kuno

Dua buah guci kuno merupakan peninggalan Eyang Jugo. Pada jaman dulu guci kuno ini dipakai untuk menyimpan air suci untuk pengobatan. Masyarakat sering menyebutnya dengan nama 'janjam'. Mungkin ingin menganalogkan dengan air zamzam dari Padang Arafah yang memiliki aneka khasiat. Guci kuno ini sekarang diletakkan di samping kiri
pesarean. Masyarakat meyakini bahwa dengan meminum air dari guci ini akan membikin seseorang menjadi awet muda.

3. Pohon Dewandaru

Di area pesarean, terdapat pohon yang dianggap akan mendatangkan keberuntungan. Pohon ini disebut pohon dewandaru, pohon kesabaran. Pohon yang termasuk jenis cereme Belanda ini oleh orang Tionghoa disebut sebagai shian-to atau pohon dewa. Eyang Jugo dan Eyang Sujo menanam pohon ini sebagai perlambang daerah ini aman. Untuk mendapat 'simbol perantara kekayaan', para peziarah menunggu dahan, buah dan daun jatuh dari pohon. Begitu ada yang jatuh, mereka langsung berebut. Untuk memanfaatkannya sebagai azimat, biasanya daun itu dibungkus dengan selembar uang kemudian disimpan ke dalam dompet.
Namun, untuk mendapatkan daun dan buah dewandaru diperlukan kesabaran. Hitungannya bukan hanya, jam, bisa berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Bila harapan mereka terkabul, para peziarah akan datang lagi ke tempat ini untuk melakukan syukuran.

Pejuang Diponegoro

Siapakah sesungguhnya Eyang Jugo dan Eyang Sujo, yang dimakamkan dalam satu liang lahat di pesarean Gunung Kawi ini? Menurut Soeryowidagdo (1989), Eyang Jugo atau Kyai Zakaria II dan Eyang Sujo atau Raden Mas Iman Sudjono adalah bhayangkara terdekat Pangeran Diponegoro. Pada tahun 1830 saat perjuangan terpecah belah oleh
siasat kompeni, dan Pangeran Diponegoro tertangkap kemudian diasingkan ke Makasar, Eyang Jugo dan Eyang Sujo mengasingkan diri ke wilayah Gunung Kawi ini.

Semenjak itu mereka berdua tidak lagi berjuang dengan mengangkat senjata, tetapi mengubah perjuangan melalui pendidikan. Kedua mantan bhayangkara balatentara Pangeran Diponegoro ini, selain berdakwah agama islam dan mengajarkan ajaran moral kejawen, juga mengajarkan cara bercocok tanam, pengobatan, olah kanuragan serta ketrampilan lain yang berguna bagi penduduk setempat. Perbuatan dan karya mereka
sangat dihargai oleh penduduk di daerah tersebut, sehingga banyak masyarakat dari daerah kabupaten Malang dan Blitar datang ke padepokan mereka untuk menjadi murid atau pengikutnya.

Setelah Eyang Jugo meninggal tahun 1871, dan menyusul Eyang Iman Sujo tahun 1876, para murid dan pengikutnya tetap menghormatinya. Setiap tahun, para keturunan, pengikut dan juga para peziarah lain datang ke akam mereka melakukan peringatan. Setiap malam Jumat Legi, malam eninggalnya Eyang Jugo, dan juga peringatan wafatnya Eyang Sujo etiap tanggal 1 bulan Suro (muharram), di tempat ini selalu diadakan erayaan tahlil akbar dan upacara ritual lainnya. Upacara ini iasanya dipimpin oleh juru kunci makam yang masih merupakan para keturunan Eyang Sujo.

Tidak ada persyaratan khusus untuk berziarah ke tempat ini, hanya membawa bunga sesaji, dan menyisipkan uang secara sukarela. Namun para peziarah yakin, semakin banyak mengeluarkan uang atau sesaji, semakin banyak berkah yang akan didapat. Untuk masuk ke makam keramat, para peziarah bersikap seperti hendak menghadap raja, mereka berjalan dengan lutut.

Hingga dewasa ini pesarean tersebut telah banyak dikunjungi oleh berbagai kalangan dari berbagai lapisan masyarakat. Mereka bukan saja berasal dari daerah Malang, Surabaya, atau daerah lain yang berdekatan dengan lokasi pesarean, tetapi juga dari berbagai penjuru tanah air. Heterogenitas pengunjung seperti ini mengindikasikan bahwa
sosok kedua tokoh ini adalah tokoh yang kharismatik dan populis.

Namun di sisi lain, motif para pengunjung yang datang ke pesarean ini pun sangat beragam pula. Ada yang hanya sekedar berwisata, mendoakan leluhur, melakukan penelitian ilmiah, dan yang paling umum adalah kunjungan ziarah untuk memanjatkan doa agar keinginan lekas terkabul.(infogue.com)
 
Copyright 2010 Indo Pesugihan